41 Jamaah Asal Indonesia Tewas dalam Tragedi Mina, 82 Hilang


Korban luka tragedi Mina ditangani petugas. (Foto: NBC)
Korban luka tragedi Mina ditangani petugas. (
Jumlah jamaah haji Indonesia yang menjadi korban tewas tragedi Mina bertambah menjadi 41 orang dari sebelumnya 34 orang. Bahkan, empat warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Arab Saudi juga ikut jadi korban pada musibah tersebut.
Dirjen Peyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Djamil mengatakan, jumlah tersebut diperoleh setelah tim Panitia Penyelenggara Ibadah haji (PPIH) mengunjungi pemulasaran jenazah di Al Muashim.
Selain jamaah yang wafat, lanjut dia, ada 10 haji yang masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit milik Pemerintah Arab Saudi. Jumlah tersebut naik dari pemberitahuan sebelumnya sebanyak enam orang.
Abdul Djamil juga mengemukan, sampai saat ini sebanyak 82 jamaah belum kembali ke pemondokan sejak Kamis 24 September 2015. Itu adalah hari dimulainya Tragedi Mina. Saat ratusan jamaah terinjak-injak hingga tewas.
"Kami akan terus melakukan pencarian untuk memperjelas (status) 82 orang yang belum kembali, sampai tuntas," ujarnya menegaskan.
Jamaah yang belum kembali ke pemondokan tersebut berasal dari sejumlah kloter yaitu: Kloter 14 embarkasi Batam (BTH 14) sebanyak delapan orang. Kloter 61 embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 61) sebanyak 46 orang. Kloter 10 embarkasi Makasar (UPG 10) sebanyak lima orang.
Kemudian kloter 62 embarkasi Solo (SOC 62) sebanyak tujuh orang. Kloter 48 embarkasi Surabaya (SUB 48) sebanyak 14 orang. Kloter 36 embarkasi Surabaya (SUB 36) sebanyak dua orang.
Sedangkan dari 10 orang yang masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi, empat di antaranya yakni atas nama Aam Amalia Rustama dari kloter JKS 61, nomor paspor B0929863, dirawat di RS Arofah.
Lalu Murtiningsih Neman Sunar Akun dari kloter SUB 48, nomor paspor B1225295, dirawat di RS Security Force Awali. Sapuna Muntaha Hedan dari kloter SUB 48, nomor paspor B1381244, dirawat di RS King Abdullah. Kemudian ia dipindahkan ke RS Jeddah
Selain itu, Maryam Pauli Kiming dari kloter UPG 10, nomor paspor B0693505, dirawat di RS Security Force Awali.

0 comments:

Post a Comment